Hindari Dan Waspadai 5 Resiko Berbisnis Online Berikut

Hindari Dan Waspadai 5 Resiko Berbisnis Online Berikut
Resiko Resiko Berbisnis Online

1.Barang Tidak Sesuai Ekspektasi Pembeli

Pembeli tidak dapat melihat dan menyentuh barangnya langsung. Mereka hanya memperhatikan foto produk yang Anda unggah dan meminta penjelasan dari Anda mengenai kondisi maupun kualitas produk.

Walaupun Anda sudah menjelaskannya sesuai kenyataan, belum tentu nantinya pembeli akan puas saat barang diterima. Terkadang, ekspekstasi pembeli juga berlebihan. Akhirnya, mereka kecewa karena bentuk aslinya tidak sesuai gambarannya.

2.Salah Alamat Pengiriman

Kiriman yang salah alamat akan membuat barang terlambat sampai ke tangan konsumen. Anda akan jadi repot karena harus berkali-kali menghubungi atau mendatangi vendor jasa pengiriman untuk mengurusnya.

Belum lagi konsumen juga pasti marah, karena barang pesanan tidak sampai sesuai perjanjian. Masalah yang terkesan sepele, tapi kerap terjadi jika Anda sebagai penjual kurang teliti.

Maka dari itu, konfirmasi alamat pembeli sebelum Anda mengirimkan barangnya. Pastikan Anda menulis dengan jelas nama, alamat rumahnya, dan juga nomor telepon penerima.

3.Barang Rusak Saat Pengiriman

Walaupun Anda sudah memberikan yang terbaik, nasib buruk terkadang tak dapat disangka. Seperti barang yang rusak dalam perjalanan karena kesalahan pihak jasa pengiriman ataupun kesalahan Anda dalam melakukan packaging.

Padahal, barang yang Anda kirim masih baru dan bagus, serta tidak cacat sama sekali. Namun, jika tidak hati-hati, maka terkadang barang bisa rusak saat pengiriman.

Akibatnya, Anda harus repot untuk meminta ganti rugi kepada perusahaan ekspedisi, atau Anda sendiri yang merugi karena harus mengirim ulang pesanan pembeli dengan yang baru.

4.Ditipu Pembeli

Dalam bisnis online, tidak hanya ada pebisnis abal-abal, tapi juga ada pembeli abal-abal yang suka menipu. Inilah risiko bisnis online yang masih mengintai penjual dan cukup mengkhawatirkan.

Contohnya, pembeli yang membuat struk palsu dan mengaku sudah mentransfer, pembeli yang membayar tidak sesuai dengan nominal, dan lain-lain.

Maka dari itu, jangan mudah percaya dengan pembeli untuk mencegah tindakan penipuan. Cek dan ricek setiap transaksi, serta simpan bukti komunikasi antara Anda dengan pembeli.

5.Pembeli yang Tidak Jelas

Berinteraksi secara online sangat gampang. Jangan heran jika banyak orang yang cuma bertanya-tanya mengenai produk Anda, tapi tidak pernah membelinya, ataupun mereka yang banyak maunya, tapi ternyata tidak jadi membeli.

Walaupun begitu, Anda tetap harus menyikapi secara positif sikap konsumen yang tidak jelas. Mungkin saja memang sebenarnya mereka mau membeli, tapi uangnya belum cukup, sehingga baru sebatas bertanya.

Maka dari itu, Anda hanya perlu bersabar dalam melayani setiap pertanyaan calon pembeli Anda yang mungkin rewel dan belum pasti membeli. Tunjukkan kesan yang baik agar suatu hari mereka mau menjadi pelanggan bisnis Anda.

Nah, itulah beberapa risiko bisnis online yang harus Anda waspadai dan hindari sebagai penjual. Apapun risikonya, jangan terlalu dikhawatirkan. Sebab keuntungan dari berbisnis online jauh lebih menarik.

 

Sumber : entrepreneurcamp.id


Tentang Isti RWD