Cara untuk Meningkatkan Omset Usaha Servis Bengkel

Cara untuk Meningkatkan Omset Usaha Servis Bengkel
Inspirasi Usaha Peluang Bisnis Peluang Usaha

Cara untuk Meningkatkan Omset Usaha Servis Bengkel – Usaha servis bengkel dapat ditemui dimanapun. Banyaknya kompetitor yang berada dimana-mana membuat persaingan harga menjadi lebih ketat. Dampaknya, keuntungan usaha bengkel pun semakin menipis. Keuntungan yang tipis menyebabkan usaha pun semakin tersendat. Untung yang diperoleh habis hanya untuk membayar pegawai serta biaya operasional usaha.

Omset sangat penting karena terkait dengan kelangsungan hidup dari bisnis Anda. Jika omset yang didapatkan bagus dan tinggi, tentu bisnis akan semakin berkembang ke arah yang lebih baik. Dengan adanya omset, Anda dapat memperbaiki peralatan serta menambah kebutuhan bagi usaha servis bengkel tersebut. Bagaimana ya cara meningkatkan omset? Artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut. Mari dibaca dan dipahami.

Berikan kualitas yang terbaik

Kualitas adalah hal utama yang tidak boleh Anda tinggalkan dalam bisnis. Jika harga yang diberikan pada pelanggan murah namun hasilnya jelek, pelanggan akan beralih ke tempat yang lebih mahal dan memberikan hasil bagus. Harga bukanlah penentu segalanya, namun kualitaslah yang menjadi penentu utama. Hal ini patut Anda ingat, jangan sampai salah dalam menentukan prioritas utama.

Untuk usaha servis bengkel, Anda perlu memperhatikan kinerja para pegawai serta kondisi dari peralatan yang digunakan. Pastikan para pegawai melayani pelanggan dengan ramah. Periksa bahwa peralatan yang Anda miliki masih memadai dan bisa memberikan kualitas yang maksimal untuk pelanggan. Pelanggan adalah sumber dari keuntungan Anda, jadi jangan sampai ditelantarkan.

Selain itu, Anda juga bisa menyediakan ruang tunggu yang nyaman bagi pelanggan. Sediakan sofa empuk, televisi, surat kabar, serta air mineral secara gratis. Pelanggan akan merasa betah dan menunggu pun tidak akan terasa lama. Dengan memberikan pelayanan yang terbaik, pelanggan akan merasa dihargai dan akan suka dengan usaha servis Anda.

Buat pelanggan mempromosikan usaha servis Anda

Servis kendaraan membutuhkan waktu yang cukup lama. Daripada menunggu di luar dan tidak ada yang bisa dilihat, pelanggan akan memilih ke ruang tunggu. Ruang tunggu inilah yang dapat Anda manfaatkan. Contohnya, Anda bisa memasang spanduk foto bengkel ini lalu sebarkan di akun media sosial seperti facebook, twitter, instagram, path, dan lain sebagainya untuk mendapatkan diskon tambahan. Melalui cara ini, pelanggan tentu akan tertarik ikut karena menguntungkan. Anda pun mendapatkan promosi gratis tanpa mengeluarkan biaya.

Selain cara tersebut, jika kualitas pelayanan yang Anda berikan baik, maka pelanggan tentu akan mempromosikan servis Anda secara tidak langsung. Contohnya saja, jika ada teman mereka yang bertanya servis mobil, pelanggan akan merekomendasikan tempat Anda. Jadi, servis dengan kualitas yang bagus juga merupakan media promosi gratis yang bisa diperoleh. Peluang calon pelanggan baru pun akan bertambah banyak.

Jasa servis bengkel delivery

Model usaha ini adalah usaha servis untuk mobil yang tiba-tiba mogok di tengah jalan. Bisa juga dengan cara datang ke rumah pelanggan. Jadi, reparasi mobil pun dapat dilakukan dipinggir jalan atau langsung di rumah pelanggan. Layanan ini akan memungkinkan Anda meraih pelanggan yang tidak bisa datang ketempat servis bengkel. Entah karena mereka sibuk, atau karena hal yang lainnya.

Agar pelanggan tahu bahwa Anda memiliki jenis servis yang seperti ini, pasanglah sebuah panduk berisi pemberitahuan serta nomor telepon yang jelas di bengkel. Carilah teknisi yang memiliki kendaraan pribadi yang bisa digunakan. Servis seperti ini dapat meningkatkan loyalitas pelanggan. Pelanggan banyak mendapatkan kemudahan dari jasa ini. Omset yang didapat pun juga ikut meningkat.

Jangkau semua segmen

Fokus pada satu hal itu memang perlu, namun alangkah baiknya jika Anda bisa fokus dalam berbagai macam hal. Ini juga berlaku di usaha servis bengkel. Sebagai pemilik usaha, Anda harus bisa menjangkau semua segmen pelanggan yang ada. Pelanggan ada berbagai macam tipe dan memiliki kebutuhan yang berbeda. Pelajarilah keinginan dari setiap pelanggan dengan cara survey atau mempelajari kebiasaan pelanggan ketika datang ke tempat servis Anda.

Untuk pelanggan dewasa, pada umumnya mereka hanya memilih servis kendaraan yang sesuai dengan standar. Pelanggan remaja tidak hanya melakukan servis standar, namun juga ingin modifikasi serta menambahkan aksesoris di kendaraannya. Selain itu, anda juga bisa menyediakan berbagai merek spare part dengan harga dan kualitas yang berbeda pula untuk menyesuaikan kebutuhan serta budget yang dimiliki oleh pelanggan. Intinya, usahakan agar semua kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi.Hilangkan yang tidak perlu 

Meskipun terlihat sepele dan tidak berpengaruh, terkadang memiliki andil atau peranan yang sangat penting. Hal ini juga berlaku dalam usaha servis bengkel. Jika Anda hanya membutuhkan lima orang pegawai, maka pekerjakan lima orang saja. Jangan pekerjakan enam orang karena Anda mau berjaga-jaga, karena satu orang akan banyak menganggur dan ini membuat keuangan bocor secara tidak disadari.

Perhatikan juga jumlah mesin yang anda harus miliki. Belilah mesin serta peralatan sesuai dengan kebutuhan Anda. Terkecuali jika peralatan tersebut ada diskon besar yang sangat jarang terjadi dan rugi jika tidak membelinya dalam jumlah banyak. Namun, banyak juga yang wajar. Perhatikan juga tanggal kadaluarsa jika ada, agar Anda tidak salah dalam membeli.

Pilihlah hal yang benar-benar Anda perlukan saja dalam melakukan usaha tersebut. Biaya perawatan peralatan yang tidak digunakan sama seperti peralatan yang digunakan setiap harinya serta menghabiskan uang Anda. Selain itu, Anda bisa menghilangkan atau tidak membelinya sampai betul-betul diperlukan. Secara tidak langsung, hal ini akan menghemat pengeluaran serta menaikkan omset karena lebih efisien dalam bekerja.

Negosiasi dengan supplier 

Suplier juga mengambil peranan penting dalam omset usaha servis Anda. Oleh karena itu, tidak ada salahnya berhubungan baik dengan suplier. Jika suplier menaikkan harga bahan baku atau peralatan yang diperlukan, tentu usaha servis akan terkena imbasnya. Pintar-pintarlah bernegosiasi dengan suplier agar bahan baku tidak dinaikkan. Contohnya saja Anda bisa berkata bahwa untuk pelanggan lama tolong diberikan harga khusus.

Jika Anda pintar bernegosiasi dengan suplier, apalagi sanggup mendapatkan harga yang lebih murah, tentu biaya operasional Anda tetap rendah. Rendahnya biaya operasional membuat servis Anda lebih terjangkau dari kompetitor. Servis yang lebih terjangkau mendatangkan lebih banyak pelanggan. Artinya, omset pun ikut meningkat seiring bertambahnya pelanggan

Tentang Isti RWD