Cara Menghadapi Pelanggan Pendiam

Cara Menghadapi Pelanggan Pendiam
Cara Menghadapi Pelanggan Pendiam Tips Bisnis

Cara Menghadapi Pelanggan Pendiam – Pelanggaan tipe pendiam memang jarang sekali berbicara. Tak jarang pelanggan ini mempunyai teman yang terbatas dan penuh dengan kerahasiaan yang sangat besar. Mereka cenderung mengatakan kalimat dengan satu kata saja. Karena mungkin jarang sekali bergaul dan bertemu banyak orang, maka pelanggan pendiam cenderung kaku. Tenang ya, jangan langsung pandang hal ini sebagai suatu masalah, namun tantangan yang harus kamu hadapi!
Saat memasuki toko kamu, pelanggan ini akan sangat malu-malu. Kamu dituntut harus lebih agresif di sini, seperti mempersilahkannya masuk dan membukakan pintu untuknya. Mungkin akan menjadi program sendiri jika kamu memiliki karyawan untuk mulai mendidik mereka untuk mengenal lebih jauh tipe-tipe konsumen.
Ramah 
Pelanggan yang malu-malu dan pendiam cenderung akan merasa tentram ketika kita sebagai pedagang berperilaku ramah terhadapnya. Dengan sikap ramah tamah ini, pelanggan tipe ini akan cenderung memiliki rasa nyaman dengan kamu.
Kebanyakan penelitian yang saya baca menyebutkan bahwa pelanggan tipe pendiam seperti ini cenderung mempunyai kepercayaan yang lebih banyak ketika doi sudah merasa nyaman pada satu orang dan menanamkan kepercayaannya dengan orang tersebut secara royal. Nah, tugas kaamu adalah menjadi orang yang bisa ia percaya!
Jangan banyak bicara omong kosong
Memang dibutuhkan skill khusus di  sini, seperti skill membuka obrolan dengan pelanggan dengan hal-hal ringan terlebih dahulu seperti ngomongin hobi, makanan, atau apapunlah yang jangan langsung merujuk pada pembelian produk. Memang kasar sekali sepertinya kalau langsung to do pint seperti itu. Di sini kamu dituntut untuk bicara efektif, bisa jadi setelah kamu memulai pembicaraan ringan, kamu mulai menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan tujuan awal pelanggan ini datang ke toko kamu seperti menanyakan kebutuhannya apa, barang apa yangsedang dia cari, dan lain sebagainya.
Ofer question 
 
Jika susah sekali mengajaknya mengobrol cobalah menanyakan pertanyaan-pertanayan yang memancing pelanggan ini untuk mengatakan sesuatu. Pertanyaan bisa jadi seputar kabar atau langsung berkaitan dengan produk.
Menarik perhatian 
Menarik perhatian merupakan hal yang penting di sini. Jika pelanggan kamu dirasa tidak memperhatikan kam, ini saatnya kamu memutar otak untuk membuat doi tertarik, misalnya ekspressi wajah, tatapan mata, ayunan tangan kamu, apapun yang membuat doi lebih fokus padamu.

Tentang Isti RWD