Risiko Menjalankan Bisnis Bersama Teman

Risiko Menjalankan Bisnis Bersama Teman
Menjalankan Bisnis Resiko

Risiko Menjalankan Bisnis Bersama Teman – Apakah Anda yakin mau berbisnis bareng teman Anda, Memang agak berat untuk memulai bisnis sendirian. Lalu Anda pun berpikir bahwa sebaiknya Anda mengajak teman Anda untuk membuka usaha bersama.

Sebab Anda sudah mengenalnya sekian tahun. Anda sudah merasa dekat dan percaya padanya, sehingga berbisnis bersama merupakan ide yang menarik. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk berbisnis bareng teman Anda, pikirkan juga risiko-risiko yang mungkin timbul.

Dengan begitu, Anda akan lebih siap menanggung setiap masalah yang mungkin bakal terjadi ke depannya. Nah, berikut beberapa risiko yang biasanya terjadi jika menjalankan bisnis bareng teman, yang harus anda pahami, agar ketika terjadi anda merasa tidak canggung.

1. Belum Tentu Cocok

Cocok saat berteman, belum tentu cocok saat berbisnis bersama. Anda dan teman Anda memiliki karakter yang berbeda. Kekurangan maupun kelebihan masing-masing akan semakin terlihat karena kalian akan menghabiskan lebih banyak waktu bersama.

Maka dari itu, Anda maupun teman Anda harus sama-sama siap untuk saling menerima. Sehingga kalian bisa dapat saling memahami dan tidak cepat marah saat terjadi hal yang kurang menyenangkan.

2. Terlalu Percaya

Karena sudah merasa saling mengenal baik, tidak ada rasa curiga yang berlebihan saat memulai usaha bersama teman. Malahan Anda jadi terlalu percaya pada teman Anda, begitupun sebaliknya. Sikap terlanjur percaya ini bisa menjadi risiko, karena jika terjadi hal yang kurang sesuai harapan, maka akan ada pihak yang sakit hati.

Bahkan fatalnya, mungkin saja ternyata Anda selama ini telah percaya pada orang yang salah. Teman Anda ternyata bukanlah seorang teman dan rekan kerja yang baik. Orang yang selama ini Anda percaya malah merugikan Anda. Bisnis pun bisa berantakan akibat masalah kepercayaan ini.

3. Kekuasaan pada Bisnis Terbagi

Setiap orang punya peran dan tugas masing-masing. Anda tentu tidak bisa menguasai bisnis sepenuhnya karena separuhnya dikuasai teman Anda. Ini berarti Anda tidak bisa memutuskan segala hal sendirian, tapi harus dibahas bersama-sama. Sehingga Anda tidak bisa leluasa seperti pebisnis lain yang membuka usaha seorang diri tanpa partner.

4. Konflik Keuangan

Uang dapat menyebabkan konflik yang berakibat fatal. Dalam keluarga saja banyak yang berselisih gara-gara masalah duit, apalagi dalam pertemanan. Maka dari itu, Anda harus membicarakan perihal keuangan dengan teman yang menjadi partner bisnis Anda secara terbuka. Buat kesepakatan mengenai modal usaha.

5. Hubungan Pertemanan Jadi Rusak

Tidak mungkin bisnis berjalan tanpa perselisihan. Mulai dari masalah perbedaan pendapatan saat rapat, kekecewaan karena pekerjaan, hingga masalah personal antara Anda dengan sang teman. Karena lebih berisiko memancing perasaan, konflik pun dapat menghancurkan pertemanan.

Apabila kedua belah pihak sama-sama egois dan tidak mengedepankan profesionalitas. Akibatnya, masalah bisnis menjadi masalah personal dan bisa-bisa salah satu ada yang mundur, atau malah usahanya dihentikan selamanya karena Anda berdua sudah sangat kecewa dan tidak mau lagi meneruskannya.

Tentang Isti RWD