Menolak Pendapat Karyawan Tanpa Menyakiti Perasaannya

Menolak Pendapat Karyawan Tanpa Menyakiti Perasaannya
Karyawan Bisnis

Menolak Pendapat Karyawan Tanpa Menyakiti Perasaannya – Sebagai seorang pemimpin, Anda berwenang untuk mengambil keputusan. Tapi tidak semua orang akan setuju dengan Anda. Saat melangsungkan rapat, mungkin ada karyawan yang memiliki pendapat yang berbeda. Anda tentu akan memberikan kesempatan padanya untuk menyatakan pemikirannya.

Namun, setelah Anda mendengar opininya, bagaimana cara menynggah yang baik agar karyawan tidak merasa sakit hati? Anda harus bisa menjaga sikap agar karyawan juga tetap respek dengan opini Anda. Nah, berikut beberapa cara mengungkapkan ketidaksetujuan terhadap karyawan yang sebaiknya Anda praktikkan di lingkungan kerja Anda.

1. Dengarkan Dulu Sampai Selesai

Anda harus senang jika karyawan mau aktif berdiskusi saat rapat, daripada hanya pasif dan menerima semua keputusan tanpa memberikan masukan apapun. Untuk itu, biarkan karyawan menyampaikan pendapatnya sampai selesai. Jangan memotong pembicaraannya dan hargai keberaniannya dalam menyampaikan isi pikirannya.

2. Jangan Menyerang Personal

Jangan Anda tidak setuju hanya karena ada masalah pribadi dengan karyawan. Apalagi sampai mengucapkan kalimat yang menyinggung perasaan, karena hal tersebut akan menciptakan perselisihan yang panjang.

Jika karyawan sudah sakit hati, mereka akan kehilangan motivasi untuk bekerja. Akibatnya, kinerja akan menurun atau mereka segera berhenti dan pindah kerja ke perusahaan lain.

3. Perhatikan Pemilihan Kata yang Sopan

Cara menolak pendapat karyawan harus hati-hati. Anda mungkin tidak bermaksud untuk menyakiti karyawan Anda. Namun, jika pemilihan kata kurang tepat, maka karyawan juga dapat tersinggung.

Untuk itu, pikirkan kata-kata yang sopan tapi tegas saat ingin ingin menyanggah pendapatnya. Sehingga tidak ada masalah pribadi dan kesalahpahaman yang timbul setelah rapat.

4. Temukan Hal Positif dalam Pendapatnya

Jarang sekali karyawan akan sengaja memberikan pendapat yang buruk. Mereka juga punya ide yang bagus dan ingin perusahaan bisa menerapkan idenya demi kebaikan bersama. Untuk itu, coba temukan bagian yang Anda sukai dari semua pendapatnya.

Kemudian, jelaskan padanya bahwa Anda tidak setuju pada bagian ini, tapi pada bagian yang lain Anda menyetujuinya. Setelah itu, Anda bisa mengembangkan ide dari karyawan tersebut dan juga menggabungkan ide yang Anda miliki. Diskusi pun akan terasa lebih berbobot.

5. Gunakan Fakta dalam Berargumen

Selain itu, gunakan data dan informasi yang terpercaya saat mendiskusikan masalah bisnis. Anda harus fokus pada fakta dalam menyampaikan dan mempertahankan argumen Anda. Sehingga karyawan dapat menerima penolakan Anda dan memahami apa yang Anda sampaikan. Proses diskusi pun menjadi lebih efektif untuk mencari solusi bersama.

Tentang Isti RWD