Tips Sukses Berbisnis dari Beberapa Pebisnis Top Dunia

Tips Sukses Berbisnis dari Beberapa Pebisnis Top Dunia
Inspirasi Bisnis Peluang Bisnis Tips Bisnis

Tips Sukses Berbisnis dari  Beberapa Pebisnis Top Dunia – Bill Gates, Steve Jobs, dan Mark Zuckerberg adalah beberapa nama pebisnis top dunia yang mengawali bisnisnya dari nol. Namun, siapa sangka dari titik “nol” itulah mereka bertiga mampu mencapai kesuksesan bisnisnya hingga level dunia.

Kita pasti sering bertanya, apa ya rahasia kesuksesan para pebisnis top dunia tersebut? Apa saja kiat-kiat bisnis yang mereka lakukan sehingga sukses menguasai pasar internasional. Berikut Beberapa Tips dari Mereka:

1. Bill Gates : Gunakan Teknologi

Bill Gates adalah salah satu pengembang Microsoft sejak tahun 1975 hingga sekarang. Siapa yang menyangka jika Bill Gates menjadi orang terkaya di dunia versi majalah Forbes. Bahkan, Bill Gates tidak menyelesaikan kuliahnya di Universitas Harvard dan lebih memilih untuk mengembangkan Microsoft. Perlahan namun pasti, akhirnya Microsoft menjadi perusahaan software yang sukses dan terkenal di seluruh dunia.

Dalam menjalankan bisnisnya, Bill Gates juga mengutamakan penggunaan teknologi. Semakin lama teknologi semakin berkembang di dunia, sehingga Bill Gates selalu menyarankan agar generasi muda tidak malas untuk mempelajari teknologi. Khususnya dalam penggunaan internet dalam bisnis.

Artinya, segera eksekusi ide bisnis Anda. Bill Gates tidak pernah menunda apa yang akan dilakukannya. Bill Gates berusaha untuk cepat menjalankan ide dan rencana yang telah dibuat. Ini patut dicontoh. Karena semakin cepat sebuah ide dijalankan, maka Anda menjadi lebih cepat mengetahui hasilnya. Jika gagal, Anda bisa dengan cepat memperbaikinya.

 

2. Steve Jobs : Utamakan Layanan Pelanggan

Steve Jobs dikenal sebagai sosok pemimpin yang bersikap keras dan pantang menyerah. Sikap tersebutlah yang mendorong Jobs senantiasa mengikuti kata hatinya dalam melakukan inovasi produk-produk Apple. Selain sikap tersebut, dua hal penting lainnya yang dapat kita pelajari dari strategi bisnis Steve Jobs adalah sikapnya yang mengutamakan konsumen dan menjadikan kompetitor sebagai rekan bisnis.

Steve Jobs pernah berkata bahwa konsumen bukan sekedar angka. Hubungan akan terjalin dengan baik, ketika pebisnis bisa memperlakukan konsumen lebih dari sekedar pemberi keuntungan bagi bisnis, tapi menjadi rekan, relasi atau bahkan keluarga untuk bisnis tersebut.

Tak heran, di bawah kepemimpinan Jobs, Apple dikenal sebagai perusahaan yang mengutaakan layanan konsumen.Bagi Jobs, ketika pengusaha mampu membantu konsumen, mereka akan lebih mudah memenangkan hati konsumennya.

 

3. Mark Zuckerberg : Fokus Kepentingan Sosial

Mark Zuckerberg saat ini menjadi orang termuda dalam daftar orang terkaya di dunia. Di usia 32 tahun dia sudah bersanding dengan milyarder lain seperti Bill Gates, Warrent Buffet, dan raja-raja Arab sekalipun. Tentu saja kita ingin tahu rahasia kekayaan CEO Facebook tersebut dalam membangun kerajaan bisnisnya.

Kebiasaan sederhana yang selalu diajarkan Mark Zuckerberg adalah sikap dermawan dan fokus bisnis untuk tujuan sosial. Seperti pengalaman Mark semasa menciptakan Facebook dulu. Di usia 19 tahun, ia hanya ingin membantu memudahkan khalayak dalam berkomunikasi.

Akhirnya, melalui keahliannya dalam bidang programming, Mark sukses menciptakan jejaring sosial Facebook untuk digunakan komunikasi antar-mahasiswa di kampusnya. Perlahan namun pasti, manfaat Facebook mulai dirasakan banyak orang. Sehingga Mark pun semakin bekerja keras untuk mengembangkan Facebook agar dapat digunakan oleh semua orang.

 

4. Mark Cuban : Jangan Mengambil Langkah Emosional

Mark Cuban adalah pemilik NBA’s Dallas Mavericks, Landmark Theatres, dan Magnolia Pictures, serta ketua dari HDTV kabel jaringan AXS TV. Sepanjang karirnya, Mark Cuban telah membuat 120 portofolio investasi dari perusahaan besar seperti Landmark Theatres hingga merek pakaian Three Commas.

Dia membeberkan kunci kesuksesannya tersebut dalam bukunya yang bertajuk “How to Win at the Sport of Business” pada 2013. Seperti dikutip dari Business Insider, salah satu langkah bisnis yang dilakukan Cuban secara  intensif yaitu mengambil keuntungan dari pasar yang riuh serta mencegah diri mengambil keputusan secara emosional.

Menurut Cuban, kita harus menghargai pentingnya menjaga sebuah bisnis dan menolak kesempatan baru ketika sedang mengalami masalah. Alangkah baiknya jika bertahan dan tidak mengambil langkah emosional.

“Jika kamu akan menambah hal yang baru ketika bisnis utama kamu sedang sulit ketimbang menghadapi tantangan, kamu akan jatuh atau menyerah, jarang keduanya bagus untuk bisnis,” tegasnya.

 

5. Peter Thiel : Penawaran Saham pada Karyawan

Salah satu pengusaha paling sukses selanjutnya adalah Peter Thiel, wakil pendiri PayPal dan sekarang menjadi seorang kapitalis ventura terkemuka. Dia adalah orang luar pertama yang berinvestasi di Facebook dan berhasil mendirikan dana dalam asetnya senilai US$ 2 miliar.

Hal menarik yang dapat kita pelajari dari cara berbisnis Peter yaitu loyalitasnya terhadap karyawan. Peter Thiel adalah pebisnis dunia yang berani memberikan sebuah saham di dalam perusahaan kepada karyawannya dengan menyewa posisi penuh waktu

Menurut Thiel, untuk memperkuat hubungan pribadi, cobalah untuk menghindari karyawan paruh waktu dan yang bekerja jarak jauh. Artinya, Anda harus memastikan setiap karyawan telah memiliki saham di perusahaan Anda dan mempekerjakan orang-orang yang bersedia untuk berkomitmen memajukan perusahaan.

 

6. Marissa Ann Mayer : Pertahankan Karyawan Lama

Marissa Ann Mayer baru-baru ini menjadi sorotan publik. Dia adalah CEO Yahoo yang dulunya pernah menjabat sebagai eksekutif dan juru bicara utama Google. Kini, Marissa Mayer didaulat sebagai CEO termuda yang memimpin sebuah perusahaan Fortune 500.

Namun, setelah tiga bulan, Mayer mengumumkan banyak akuisisi dan bahkan dua akuisisi dalam sehari.Uniknya, sebagian besar perusahaan yang dibeli oleh Yahoo itu adalah perusahaan skala kecil. Mayer setidaknya telah membeli 16 perusahaan yang memiliki kemampuan di bidang konten mobile, aplikasi dan layanan.

 

Tentang Isti RWD