Tips Mengurangi Pengeluaran dalam Menjalankan Bisnis

Tips Mengurangi Pengeluaran dalam Menjalankan Bisnis
Inspirasi Bisnis Tips Bisnis

Tips Mengurangi Pengeluaran dalam Menjalankan Bisnis – Lihat, gagasan mereka sendiri hebat bukan? Bisnis Mereka dalam bentuknya yang inovatif atau fresh – tidak terpengaruh oleh kompromi, masukan atau sinisme yang tidak perlu. Tapi mereka masih membutuhkan banyak hal, dan yang terpenting di antaranya adalah uang atau modal, untuk menjaga keberlangsungan dan kesejahteraan bisnis.

Modal, membuat mimpi para pendiri startup ini akan tetap hidup, dan keputusan tentang memilih sumber pendanaan adalah kunci untuk membantu gagasan murni itu berkembang menjadi semua yang diinginkan tercapai

  • Cari tahu pilihan pendanaan.

Ketika Anda memutuskan sanggup melunasi hutang, ketahuilah bahwa waktu adalah segalanya. Teman, keluarga, crowdfunding, investor dan modal ventura hanyalah beberapa cara yang digunakan pendiri startup untuk meningkatkan modal.

Mengetahui kapan dan berapa banyak investasi yang Anda perlukan adalah kunci untuk meluncurkan bisnis Anda dengan sukses. Kemampuan Anda untuk mengumpulkan dana saat Anda membutuhkannya akan bergantung pada risiko dibandingkan peluang pasar. Bila Anda mengamankan investasi terhadap aset, jelas akan ada risiko bagi investor.

Pelajari semua skenario dengan benar – positif dan negatif – dan tetapkan KPI (Key Performance Indicator) yang jelas ke dalam model (produk) Anda. Hal ini akan membuat modal Anda akan tetap terjaga kedepannya tanpa memerlukan investor, yang mana akan bisa meningkatkan tagihan Anda dari investor ketika tiba saatnya mengumpulkan uang.

  • Lihatlah ke luar.

Sebuah studi majalah Businessweek menemukan bahwa dengan menggunakan kontraktor (outsourcing) atau tenaga kontrak, pengusaha dapat memotong biaya sebesar 30 persen. Praktik ini membantu perusahaan menghindari biaya seperti tunjangan, pajak gaji dan waktu liburan, dan menggunakan kontraktor membuat lebih mudah bagi Anda untuk mengukur atau memperkecil jumlah waktu kerja orang tersebut.

Mempekerjakan tenaga kontrak (outsourcing) juga memberi Anda fleksibilitas yang mungkin sering Anda lewatkan ketika berkomitmen kepada tenaga (karyawan) tetap (full time).

Perekrutan (karyawan) baru lebih lanjut memerlukan waktu untuk mengembangkan talenta mereka dan mungkin tidak akan menambah nilai sampai mereka sudah ada dalam tim Anda selama enam bulan atau lebih. Tenaga kontrak, di sisi lain, akan menjadi ahli di (target) pasar mereka dan dengan segera bisa bekerja.

  • Tawarkan sesuatu yang lebih.

Pada suatu ketika Mark Zuckerberg, meminta David Choe, seorang muralis (grafiti) untuk menghias dinding kantor Facebook. Zuckerberg menawarkan pilihan beruapan bayaran untuk karya dari Choe senilai $60,000 atau saham di perusahaan. Namun Choe lebih memilih saham, dibandingkan uang tunai!, yang mana Choe akan mendapatkan bayaran atau penghasilan kapanpun!.

Meskipun Choe bukan pekerja penuh waktu di Facebook, memberikan sebagian saham adalah strategi yang tidak boleh diabaikan oleh para pendiri startup. “Membayar” anggota tim dengan cara ini akan mempertahankan uang tunai Anda yang digunakan untuk gaji dan berbagi keuntungan lainnya.

Hal ini pada dasarnya sama dengan seseorang yang melakukan investasi ke perusahaan dengan uang tunai, namun malah melakukan investasi dalam bentuk “penurunan gaji.”

  • Dengarkan pasar.

Ketika kita menyiapkan sebuah produk atau layanan hingga ke tahap pengiklanan, jangan lupakan satu hal, dengarkan pasar!. Dengan mendengarkan tren yang sedang di gandrungi banyak konsumen, kita bisa menciptakan produk dan layanan yang memang itu mereka butuhkan – baik jangka pendek maupun panjang.

Selanjutnya yakni menyiapkan materi iklan yang bisa menarik konsumen. Dari mengetahui keinginan pasar itulah kita bisa membuat iklan yang berkualitas, kreatif dan juga menjual.

Sebuah iklan kreatif, berkualitas, menghabiskan banyak dana, mendapatkan penghargaan dimana-mana, namun jika tidak mampu membuat konsumen melirik produk tersebut juga akan sia-sia!.

Iklan yang baik sebaiknya menampilkan manfaat yang akan konsumen dapatkan ketika membeli dan menggunakan produk yang kita buat.

Tentang Isti RWD