Tahap Memulai Bisnis Kuliner 

Tahap Memulai Bisnis Kuliner 
Bisnis Kuliner Inspirasi Bisnis Peluang Bisnis

Tahap Memulai Bisnis Kuliner Bisnis kuliner menjadi salah satu bidang usaha yang banyak diburu masyarakat.  Seperti yang diketahui, kuliner kini bukan hanya menjadi kebutuhan pokok, melainkan menjadi bagian penting dalam gaya hidup.  Masyarakat banyak berburu kuliner untuk dicicipi, dibuatkan ulasannya, juga dibagikan ke media sosial gambar atau videonya.

Ya, bisnis kuliner pun banyak membuat pebisnis pemula memutar otak mereka demi menciptakan inovasi yang kreatif. Nah, bagi Anda pebisnis pemula yang ingin berkecimpung di bidang kuliner, ini dia tahap-tahap yang harus Anda pelajari demi memulai bisnis kuliner.

1. Tentukan segmentasi pasar

Dalam berbisnis, Anda wajib tahu siapa pasar Anda. Anda juga perlu mengetahui apa yang dibutuhkan pembeli, bagaimana karakter dan perilaku mereka, dan seterusnya.

2. Berkreasilah agar apa yang Anda jual berbeda dari yang lain

Setiap bisnis harus memiliki Unique Selling Proposition (USP) atau faktor yang membuat produk berbeda dari kompetitor lainnya. Sebagai contoh, bisnis Anda sudah dijalani turun-temurun, memiliki 20 macam sambal dengan tingkat kepedasan yang berbeda-beda, koki Anda diimpor langsung dari India, dan seterusnya.

3. Pertimbangkan lokasi bisnis Anda

Lokasi bisnis juga menjadi salah satu pertimbangan penting, sebab lokasi yang strategis akan membuat restoran atau kedai Anda banyak dicari konsumen. Yang perlu diperhatikan, pastikan tempat tersebut mudah diakses, juga mudah ditemui di mesin pencari Google.

Namun, untuk saat ini, lokasi tidak terlalu menjadi masalah. Pasalnya, teknologi pesan antar kian memudahkan konsumen untuk mendapatkan makanan yang mereka inginkan. Jadi, masyarakat tidak perlu repot-repot keluar rumah.

4. Bangun relasi dengan pelanggan Anda

Tanpa pelanggan, bisnis tidak akan berjalan sukses. Mengapa? Sebab bisnis kuliner yang Anda buat memang ditujukan kepada para pelanggan, bukan? Nah, maka dari itu, Anda sebagai pebisnis pemula, ciptakanlah hubungan dua arah dengan para pelanggan agar terbangun relasi yang baik.

Misalnya, berinteraksi langsung saat pelanggan membayar di meja kasir, menjual tempat dengan memberikan rasa nyaman sehingga pelanggan betah nongkrong berlama-lama, menawarkan refill minum gratis, dan seterusnya.

5. Ketahui sumber pemasukan bisnis

Poin yang satu ini juga tidak kalah penting, sebab mencari keuntungan adalah salah satu tujuan Anda membuat bisnis, kan? Maka dari itu, Anda harus menentukan apa saja sumber pemasukan Anda.

Sebagai contoh, Anda menjual ayam saus madu. Nah, Anda bisa membuat paket plus nasi dan minum yang mana harganya lebih murah. Atau, Anda bisa membuat menu-menu spesial yang hanya ada pada periode tertentu. Pastikan pula Anda menggunakan strategi marketing yang baik supaya produk laku terjual.

6. Ajukan izin usaha

Bisnis kuliner Anda akan dianggap legal di Indonesia jika memiliki izin. Ketahui dulu struktur bisnis Anda, kemudian Anda bisa mengajukan dan mengikuti semua prosedur perizinan usahanya.


Tentang Isti RWD