Kunci Sukses Berbisnis Oleh Dahlan Iskan

Kunci Sukses Berbisnis Oleh Dahlan Iskan
Inspirasi Bisnis Kunci Sukses Peluang Bisnis

Kunci Sukses Berbisnis Oleh Dahlan Iskan – Indonesia patut bangga karena telah melahirkan Dahlan Iskan. Di bawah kepemimpinannya, surat kabar Jawa Pos meraih kesuksesan gemilang. Koran daerah yang tadinya hampir bangkrut ini menjadi menjadi koran nasional. Selain itu, Dahlan Iskan menyukseskan PLN dan BUMN selama menjabat di sana.

Kesuksesan Dahlan berawal dari desa kelahirannya di Magetan, Jawa Timur. Ia dibesarkan dalam keluarga yang sangat miskin. Seringkali mereka terpaksa menahan lapar. Namun ayah Dahlan menekankan pada keempat anaknya untuk tidak menjadi peminta-peminta. Kemiskinan harus dihadapi dengan kerja keras dan usaha. Prinsip dan kesederhanaan hidup itulah yang menempa Dahlan menjadi pribadi tangguh.
1. Jangan pedulikan omongan orang

Dalam berbisnis, hati-hati dalam menyikapi omongan orang lain. Jika omongan tersebut baik dan benar, jadikan saja masukan. Namun jika omongan tersebut buruk, tidak benar dan cenderung pesimis, sebaiknya tak perlu pedulikan. Biarkan saja mereka bicara demikian. Tetap gunakan cara dan strategi Anda dalam berbisnis. Buktikan bahwa Anda bisa menjadi pebisnis yang sukses.

Saat menerima jabatan sebagai Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan menerima banyak ejekan. Orang-orang tidak percaya bahwa lulusan SLTA seperti dirinya dapat memimpin PLN yang dipenuhi oleh orang pintar. Dahlan menanggapi ejekan tersebut dengan santai. Ia mengakui bahwa PLN berisi orang-orang terhebat dan terpintar di Indonesia. Maka, yang dibutuhkan di sana adalah orang bodoh seperti dirinya. Dalam dua tahun masa kerja yang gemilang, Dahlan membuktikan bahwa perkataannya itu benar.

2. Jembatani hubungan antara atasan dan bawahan

Terkadang, perusahaan tidak berjalan dengan lancar karena adanya jurang antara atasan dan bawahan. Hal tersebut sungguh disayangkan. Sebaiknya atasan dan bawahan menjalin hubungan baik agar pekerjaan mereka sukses.

Saat memimpin PLN, Dahlan berusaha menjembatani atasan dan bawahan. Ia mengubah kebiasaan upacara setiap bulan menjadi diskusi antara karyawan dan atasan. Selain itu, ia membuat CEO Note yang berisi kata-kata motivasi untuk lebih maju dan sukses. Dahlan juga berusaha menghilangkan kesan bahwa dirinya memiliki kedudukan yang lebih tinggi. Hal itu dilakukan dengan mengendarai mobil pribadi, bukan mobil dinas.

3. Berani menerima jabatan baru

Jika bekerja dengan baik, Anda akan ditawari jabatan baru yang lebih tinggi. Saat itulah dibutuhkan keberanian untuk menerimanya. Jangan takut keluar dari zona nyaman. Jika menduduki jabatan yang itu-itu saja, Anda tidak akan berkembang.

Saat masih mengurus Jawa Pos, Dahlan ditawari jabatan Direktur Utama PLN. Ia menerima jabatan tersebut meski memperoleh ejekan-ejekan dari orang lain. Dua tahun kemudian, ia ditawari jabatan yang lebih tinggi, yakni Menteri BUMN. Sebenarnya saat itu Dahlan sempat bimbang. Sebab, ia masih memiliki program-program kerja PLN yang belum dijalankan. Namun akhirnya ia menerima jabatan tersebut. Dahlan sadar bahwa kemampuan kepemimpinannya harus dimanfaatkan untuk tujuan yang lebih tinggi.

4. Melakukan tugas dengan semaksimal mungkin

Sekecil apa pun tugas yang diberikan, sebaiknya lakukan dengan sebaik mungkin. Hindari meremehkan pekerjaan. Dahlan mengeluarkan kemampuan terbaiknya saat mengelola Jawa Pos, PLN, dan BUMN. Ia melakukan berbagai macam inisiatif yang berhasil dengan gemilang. Bahkan setelah sembuh dari penyakit sirosis hati, ia bekerja dengan lebih keras. Sebab ia sadar bahwa waktu yang dimiliki manusia terbatas. Manusia bisa meninggal setiap saat. Oleh karena itu, berikan kontribusi terbaik Anda saat masih diberi kesempatan untuk hidup.

Tentang Isti RWD