Etika Berkomunikasi Dalam Menulis Email Bisnis

Etika Berkomunikasi Dalam Menulis Email Bisnis
Email Bisnis Etika dalam Berbisnis

Etika Berkomunikasi Dalam Menulis Email Bisnis – Penggunaan email dalam pekerjaan sudah menjadi hal umum. Email kini menjadi bagian penting dalam dunia bisnis sehari-hari. Anda akan berurusan dengan membaca dan menjawab berbagai email kerja yang masuk, baik itu ketika hari kerja maupun saat akhir pekan sekalipun. Sementara urusan pekerjaan akan terus bertambah setiap hari.

Anda tentu ingin menyelesaikan setiap pekerjaan dengan cepat, begitu pula ketika menulis email. Namun,  agar tetap terlihat profesional, Anda jangan sampai tidak memperhatikan penggunaan tata bahasa yang baik dan benar. Jangan sampai penerima email merasa Anda tidak sopan dan profesional. Nah, berikut beberapa hal yang Anda harus Anda perhatikan mengenai etika berkomunikasi dalam menulis email bisnis.

  • Tidak Menyingkat Nama Orang

Tulis nama lengkap seseorang dengan benar. Kurang tepat jika Anda menyingkat nama orang. Misalnya, Christoper disingkat menjadi Chris. Kecuali orang itu sudah akrab dengan Anda dan Anda sudah dimintanya untuk memanggilnya demikian.

  • Tidak Menyingkat Kalimat

Penulisan email tidak sama dengan penulisan pesan melalui SMS atau WhatsApp yang sering disingkat-singkat. Anda harus menuliskan kata demi kata dengan ejaan yang benar agar Anda dianggap serius, dan pesan Anda tersampaikan dengan baik.

  • Tidak Bertele-Tele

Jangan bertele-tele dalam menjelaskan maksud dan tujuan email Anda. Email Anda akan terlihat kacau. Lebih baik Anda menyampaikan maksud dan tujuan Anda secara singkat dan jelas dengan tata bahasa yang baik. Ini akan membuat orang yakin dengan kemampuan kerja Anda.

  • Perhatikan Penggunaan Kapital

Hindari pengunaan huruf-huruf kapital yang tidak sesuai. Misalnya, Anda ingin mempertegas kalimat tertentu dalam email dan Anda menuliskannya dengan huruf kapital semua. Hal ini tidak baik dalam komunikasi bisnis. Penggunaan huruf kapital digunakan sewajarnya saja sesuai ejaan yang disempurnakan.

  • Hindari Penggunaan Emoticon

Anda mungkin ingin memperkuat pesan dengan menyisipkan emoticon atau emoji. Namun, menambahkan emoticon sebaiknya hanya kepada rekan kerja yang sudah kenal baik. Jika kepada rekan bisnis yang baru kenal, emoticon Anda bisa disalahartikan berbeda dan Anda dianggap sok akrab.

  • Periksa Email Sebelum Dikirim

Sebelum mengirimkan email, periksa kembali kata-kata yang Anda tulis. Jika ada kesalahan tanda baca, tata bahasa dan typo, Anda akan dinilai sebagai orang yang ceroboh dan tidak profesional. Jadi, lebih baik Anda mengoreksi secara teliti email Anda sebelum dikirim.

Tentang Isti RWD