Kebiasaan Menyenangkan yang Dimiliki Oleh Seorang Pembisnis

Kebiasaan Menyenangkan yang Dimiliki Oleh Seorang Pembisnis
Berita UKM Nasional Dunia Kerja Sikap Seorang pebisnis

Kebiasaan Menyenangkan yang Dimiliki Oleh Seorang Pembisnis – Pernahkah Anda melihat bagaimana seseorang mencapai titik tertinggi dalam pencapaian karirnya. Atau bagaimana cara seorang investor seperti Warren Buffet bisa menjadi miliarder, sementara yang lain tetap terpaku dengan gaji bulanannya yang biasa saja. Pencapaian para miliarder itu tidak didapat dengan instan. Ada proses dan perjuangan sejak usia muda. Selain itu mereka juga memiliki kebiasaan dan etos kerja yang baik.

  • Menjadi pendengar yang baik
Kontak mata adalah bahasa tubuh terpenting dan pertama yang harus anda perhatikan saat mendengarkan lawan bicara. Ketika anda sedang berbicara dengan orang lain, jika ia tidak melihat pada anda, bisa dipastikan orang tersebut tidak sedang mendengarkan anda. Lakukan kontak mata secara langsung, itulah cara dasar agar orang mengetahui bahwa Anda sedang mendengarkan. Berapa banyak kontan mata yang dibutuhkan ketika mendengarkan orang lain? Jawabannya adalah semakin banyak kontak mata, semakin besar keterlibatan anda dalam pembicaraan.
Ternyata, kontak mata yang intens saja tidak cukup untuk membuat anda menjadi pendengar yang baik. Kontak mata yang baik membutuhkan keterampilan tambahan. Hal ini ditujukan untuk mengurangi perasaan terintimidasi yang disebabkan konak mata yang terlalu intens. Dengan begitu, anda sudah memberikan kesan bahwa anda mendengarkan mereka dengan sepenuh hati. Dalam berbicara hindari kurangnya aktivitas mata. Oleh karena itu, Jika anda ingin orang lain melihat bahwa anda sedang mendengarkan, mata anda harus bergerak.
  • Menjadi pribadi yang murah senyum
Senyum memiliki manfaat yang sangat besar dalam kehidupanmu. Senyum dapat  meemperbaiki hubungan seseorang,  baik dengan orang  lain,  maupun dengan Tuhannya. Orang yang  tersenyum ketika berbicara atau berhubungan dengan orang lain, secara otomatis menandakan bahwa hubungannya dengan  lawan bicaranya terjalin dengan baik.  Senyum dapat  memperluas pergaulan.
Di pandang dari  segi  hubungan sosial, orang yang senantiasa tersenyum dalam berbicara ataupun berhubungan dengan orang  lain,  berarti ia mempunyai kepribadian yang menarik dan menyenangkan bagi orang lain. Senyum dapat  meredam kemarahan. Senyuman seseorang dapat meluluhkan emosi  orang yang sedang marah. Bila ada yang marah mendatangi  kita, hadapilah dengan senyuman yang  tulus,  karena senyum semacam ini  bakal  mampu meredam emosi  orang yang marah.
  • Menjadi lawan bicara yang menyenangkan
Memang, menjadi lawan atau teman bicara bukan sekedar bisa berbicara dan mendengarkan lawan bicara saja. Jika anda salah menanggapi, bisa jadi lawan bicara anda bukannya suka tapi malah sebal. Apalagi jika tanggapan anda terkesan sok tahu dan menggurui. Begitu juga jika anda cuma mendengarkan dan mengangguk-angguk tanpa sepatah katapun. Sikap seperti ini mengesankan anda sama sekali bukanlah teman bicara yang mengasyikkan.
  • Kenali gaya lawan bicara
Mana mungkin anda bisa menjadi teman bicara yang menyenangkan bila anda tidak mengenal siapa yang anda ajak bicara? Seandainya belum mengenal, tentu tidak ada salahnya bila anda minta kenalan lebih dulu.
Ingat, jangan sampai melupakan nama teman bicara anda. Sebab, dengan disebut namanya, seseorang akan merasa lebih dihargai. Sebaliknya, jika anda lupa namanya, ia merasa bahwa anda tidak antusias dengannya. Dia pun akan menganggap anda tidak menghargainya.
  • Beri kesempatan lawan bicara
Selama ini banyak yang tanpa sadar mendominasi pembicaraan hingga melupakan keberadaan lawan bicara. Hingga anda terkesan memonopoli pembicaraan. Akibatnya, teman bicara cuma dijadikan sebagai pendengar pasif. Kecenderungan ini bisa terjadi bila terlalu banyak yang hendak anda ungkapkan. Akibatnya, arah pembicaraan pun jadi tak jelas. Maka, beri jeda sejenak setiap kali anda bicara, lalu berikan kesempatan lawan bicara untuk menanggapi. Interaksi semacam ini akan membuat lawan bicara merasa nyaman dan dihargai.
  • Sesuaikan diri dengan lawan bicara
Dalam hidup ini, tentu anda telah berbicara dengan banyak orang dari berbagai latar belakang budaya, usia, tingkat ekonomi, pendidikan, dan sebagainya. Konsekuensinya, tiap pembicaraan memiliki ciri dan kepekaan tersendiri. Tentu saja anda harus bisa membedakan saat berbicara dengan bos atau dengan office boy. Perhatikan pilihan kata yang mungkin tidak dimengerti lawan bicara.
Jangan menggunakan istilah teknis atau yang terlalu ilmiah jika anda berbicara dengan mereka yang memang tidak memahami ‘bahasa susah’. Ingat, semakin banyak kata-kata anda yang tidak dimengerti, lawan bicara semakin tidak nyaman bicara dengan anda.
  • Menjadi pribadi yang bersyukur
Hargailah setiap nikmat yang kamu dapatkan. Dimulai dari hal kecil, seperti setelah kita bangun tidur, seringkali kita lupa akan nikmat yang kita dapatkan dari tidur yang telah memulihkan stamina kita, dari hembusan napas yang masih bisa kita hirup ketika kita terbangun. Saat kita makan, hargailah makananmu, bersyukurlah karna kita masih bisa makan dengan mudah. Hargailah pekerjaanmu.
Walaupun mungkin gaji kamu kecil untuk saat ini, tetapi syukurilah bahwa setidaknya kamu mempunyai pekerjaan, dan dengan selalu bersyukur kamu jadi lebih mencintai pekerjaanmu dan akhirnya kamu menjadi karyawan terpilih dan jabatanmu naik gajipun menjadi bertambah besar.
  • Percaya diri
Langkah pertama adalah anda harus menerima kekurangan. Bahwa setiap orang memiliki kekurangannya masing-masing dan juga memiliki kelebihan masing-masing. Bukan hanya anda yang memiliki kekurangan, tetapi orang lainpun sama, termasuk orang yang anda kagumi, orang yang begitu hebat prestasinya.
Orang yang percaya diri juga sama, dia punya kekurangan. Lalu kenapa anda tidak percaya diri seperti mereka? Sama-sama memiliki kekurangan. Bedanya adalah cara menyikapi kekurangan tersebut.

Tentang Isti RWD