Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang

Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang
Berita UKM Nasional Inspirasi Usaha Keuangan Bisnis dan Usaha Peluang Usaha

Cara Mengelola Keuangan Usaha Dagang – Di Indonesia, usaha dagang akan sangat mudah untuk ditemukan dari mulai di kota sampai dengan di desa-desa sudah banyak berkembang usaha dagang. Usaha dagang merupakan kegiatan usaha membeli dan menjual kembali barang dagangannya dengan tujuan mendapatkan keuntungan.

Sebagai pelaku usaha, Anda harus mengetahui semua aktivitas yang terjadi dalam perusahaan terutama mengenai pengelolaan keuangan. Hal ini disebabkan karena pengelolaan keuangan akan sangat berpengaruh terhadap kelangsungan usaha Anda. Dengan melakukan pengelolaan keuangan yang baik dan benar maka perusahaan akan bertahan lama.

Sebaliknya jika pengelolaan keuangan perusahaan kacau maka perusahaan tidak akan bertahan lama, mengalami banyak masalah dan dapat bangkrut. Untuk itu, Anda harus mengetahui secara detail cara mengelola keuangan usaha dagang. Berikut cara mudah mengelola keuangan pada usaha dagang:

Pisahkan Keuangan Usaha & Pribadi

Pemisahan keuangan antara milik pribadi dan usaha ini bertujuan untuk memudahkan Anda melihat kinerja usaha. Selain itu, dengan melakukan pemisahan keuangan juga menandakan bahwa usaha dijalankan secara profesional. Untuk memudahkan pemisahan ini, Anda dapat membuat rekening baru di bank khusus untuk usaha usaha Anda.

Membuat Rencana Penggunaan Uang

Agar pengelolaan keuangan berjalan dengan lancar, ada baiknya Anda membuat rencana penggunaan keuangan. Rencana ini sebaiknya dibuat sebelum periode akuntansi yang baru dimulai. Sehingga pada saat periode berjalan, Anda hanya tinggal menjalankan dan melakukan penyesuaian saja. Hindari penggunaan keuangan untuk hal yang tidak penting dan atau belum rencanakan. Selain itu, Anda juga harus melakukan evaluasi setiap akhir periodenya agar periode berikutnya dapat lebih baik.

Membuat Catatan Keuangan

Mencatat transaksi keuangan juga merupakan hal penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Jika Anda masih kerepotan dan malas mencatat keuangan secara manual, Anda dapat menggunakan bantuan software akuntansi. dengan begitu catatan keuangan Anda akan rapi dan baik.

Sehingga untuk melihat performa usaha Anda juga semakin mudah. Jurnal merupakan salah satu software akuntansi online yang memudahkan Anda mencatat seluruh transaksi keuangan usaha dagang Anda. Dengan Jurnal, Anda juga tidak perlu lagi menyusun laporan keuangan secara manual.

Mengelola Piutang dengan Benar

Piutang merupakan hal yang umum diterapkan oleh perusahaan kepada konsumen. Hal ini karena piutang dapat meningkatkan penjualan Anda. Namun, jika jumlahnya berlebih akan menjadi sebuah beban bagi perusahaan. Terlebih semakin banyaknya piutang yang harus ditagih juga membutuhkan kerja keras yang lebih besar.

Karena itu, aturlah piutang dengan benar. Buatlah kebijakan piutang yang tidak merugikan usaha Anda. Selain itu, segeralah melakukan penagihan piutang jika jatuh tempo yang sudah habis jangan menunda dan merasa tidak enak pada pihak kreditor.

Hindari Terlalu Banyak Berutang

Selain piutang, Anda juga harus memperhatikan jumlah utang usaha dagang Anda. Sebagai pemula, sebaiknya hindari melakukan pinjaman atau hutang karena Anda akan terbebani dengan pembayaran bunga dan angsuran. Jika ingin berutang carilah pihak ketiga yang menawarkan bunga rendah dan waktu pengembalian yang cukup lama.

Sisihkan Kas untuk Dana Darurat dan Sosial

Selanjutnya, sisihkan uang atau kas perusahaan untuk dana darurat dan dana sosial. Dana darurat dapat digunakan sewaktu-waktu jika terjadi keadaan yang luar biasa atau urgent. Sementara, dana sosial dapat Anda sumbangkan kepada fakir miskin, bantuan pembangunan sarana umum, tempat ibadah atau apapun. Hal tersebut dapat menjadi bentuk kepedulian perusahaan kepada lingkungan dan masyarakat.

Lakukan Pengawasan Secara Teratur

Terakhir adalah melakukan monitoring, kontrol, dan pengawasan terhadap keuangan perusahaan. Melalui pengawasan secara teratur, masalah keuangan perusahaan akan cepat diketahui dan selanjutnya dapat segera diperbaiki. Jangan sampai masalah keuangan mengalami “kebocoran” tentu hal tersebut akan sangat mengganggu aktivitas operasional.

Tentang Isti RWD