Usaha Koran atau Majalah Bekas

Usaha Koran atau Majalah Bekas
Advertising

Pada umumnya, koran atau majalah yang telah dibaca ditumpuk di gudang belakang rumah, setelah itu dijual kepengempul barang bekas yang harganya tak seberapa.

Padahal, walau hanya dari tumpukan koran atau majalah bekas bisa diolah lagi menjadi sesuatu barang yang mungkin saja memiliki harga jual tinggi.
Misalnya saja, tas, tempat tisu, tempat buah, guci, vas bunga, keranjang, jam dinding dan masih banyak lagi.

Sama halnya dengan bisnis daur ulang bungkus minuman sebelumnya, menjalankan bisnis dari daur ulang majalah atau koran bekas juga tidak membutuhkan modal
yang banyak karena barang yang dibuang.

Tapi soal keuntungan, produk yang dihasilkan dari kerajinan tangan ini memiliki harga yang tak murah, yaitu bisa mencapai ratusan ribu rupiah.
Harga yang ditentukan juga disesuaikan dengan keunikan serta tingkat kesulitan saat membuat produknya.

Tips:

Pengumpulan koran atau majalah bekas bisa dilalukan dengan meminta bantuan ke para tetangga lingkungan rumah yang berlangganan kedua bacaan tersebut.
Selain itu, Anda juga bisa datang langsung ke pengepul barang bekas. Biasanya majalah dan koran bekas tertumpuk dalam jumlah banyak banyak.
Berilah harga sesuai dengan kesepakatan Anda dan pemilik barang bekas.
Proses pembuatan produk bisa langsung dilakukan.
Saat pembuatan produk bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu:
(1) menggulung kertas yang kemudian disusun atau dianyam.

(2) kertas yang dibentuk lipatan kecil lalu dianyam.

Hal ini perlu ditentukan terlebih dahulu sesuai dengan produk yang akan dibuat nantinya.
Modal usah: Rp2.000.000

Harga jual: Rp20.000 – Rp500.000

Penghasilan: jika setiap bulannya terjual 50 pcs, penghasilan rutin yang didapat sekitar Rp1.000.000 hingga Rp25.000.000

sumber : cermati.com


Tentang Isti RWD