Tips Bisnis Jasa Titip Beli

Tips Bisnis Jasa Titip Beli
Advertising

Media sosial kini sudah mulai berubah fungsi yang tidak hanya untuk pertemanan saja, namun sudah dijadikan media untuk peluang usaha.

Fitur-fitur yang menarik pada sosial media seperti Facebook atau Instagram mendukung orang untuk menumbuhkan ide kreatif dalam memasarkan produknya. Nah, salah satu ceruk bisnis baru yang saat ini mulai booming dan belum banyak pemainnya adalah bisnis jasa titip beli.

Lalu, bagaimana proses bisnis ini berjalan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Bisnis jasa titip beli ini pun mulai dikenal luas dan menjadi tren mereka yang suka belanja online. Jika pebisnis online dulu hanya melalui marketplace atau lapak-lapak online saja, saat ini peluang bisnis baru ini telah terbuka dengan kehadiran jasa pembelian barang melalui pihak ketiga.

Jika Anda ingin memulai bisnis ini, tugas utamanya adalah mengelola pelanggan agar loyal. Instagram menjadi media yang paling tepat untuk melakukan bisnis ini.

Kunci sukses bisnis ini adalah menjaga kepercayaan pelanggan. Ciptakan suasana dan metode pemasaran yang bisa membuat pelanggan jasa titip beli ini merasa sentuhan personal dan customized.

Jika sukses membentuk suasana seperti itu, maka ada peluang Anda akan mendapatkan pelanggan setia, sehingga bisnis yang awalnya sepele ini berpeluang membukukan pendapatan hingga puluhan juga rupiah setiap bulannya.

Di sisi lain, yang menjadi daya tarik dari bisnis ini adalah nyaris tidak membutuhkan modal. Awalnya, bisa jadi usaha sampingan, namun tak menutup kemungkinan jadi bisnis utama jika Anda ikuti tips sukses berikut:

1. Jeli Membidik Target Pasar

Belum banyak pemain bisnis di jasa titip beli ini. Sehingga masih cukup memungkinkan Anda memilih target pasar yang leluasa. Anda bisa leluasa memilih target pasar, apakah segmen anak muda, orang tua, dan lainnya.

Pilih target pasar yang menurut Anda bisa mudah memenuhi kebutuhan target yang diincar tersebut. Sebab ini akan memengaruhi strategi pemasaran yang efektif, sehingga membuat segmen produk yang Anda siapkan lebih fokus dan terarah.

Contoh membuat target pasar adalah:

Mengincar target pasar orangtua muda dan memiliki anak di bawah usia remaja
Maka strategi pasar yang disiapkan adalah fokus menawarkan barang-barang terkait dengan kebutuhan segmen ini
Beberapa produk yang bisa dipasarkan misalnya baju, pernak-pernik, buku, dan lainnya
Untuk beberapa momen spesial, Anda bisa lebih spesifik lagi membidik pasar, misal khusus bagi konsumen furniture, barang bermerek, atau kebutuhan dekorasi rumah

2. Tentukan Media Sosial yang Akan Digunakan

Dalam bisnis online, menentukan media sosial yang akan digunakan untuk jualan sangat menentukan keberhasilan usaha kita. Begitupun untuk bisnis jasa titip beli ini.

Anda bisa menggunakan media sosial satu jenis saja atau kombinasi dari beberapa media sosial dengan menentukan terlebih dahulu media sosial apa yang akan dijadikan etalase utama jasa yang Anda tawarkan.

Ini penting agar Anda bisa fokus dan tidak terjadi tumpeng tindih. Misalnya saja, menggunakan akun Instagram sebagai kanal pemasaran, kemudian dikombinasikan dengan facebook.

Jika menggunakan Instagram, jangan lupa penggunaan hashtag atau tanda pagar (tagar) sangat disarankan. Hal ini digunakan untuk memudahkan menjangkau calon pelanggan.

Jangan campur akun Instagram untuk jualan dengan akun pribadi. Buat akun khusus untuk berjualan yang nantinya bisa dilengkapi dengan etalase utama jasa Anda, dengan Facebook Fanpage, atau Twitter, agar makin optimal.

3. Berikan Layanan Lebih Baik Sebagai Daya Tarik

Bisnis ini sebenarnya cukup sederhana. Kuncinya adalah bagaimana Anda bisa membangun kepercayaan pembeli, dimana Anda harus merumuskan apakah mensyaratkan si penitip untuk memberikan uang muka pembelian produk terlebih dahulu atau tidak.

Jika tidak, berarti pembeli baru akan membayar penuh setelah menerima barang tersebut. Artinya, Anda menalangi pembelian produk itu terlebih dahulu.

Besarnya tarif jasa titip harus disampaikan secara jujur di awal, bisa berupa nominal rupiah per barang, mulai dari Rp10.000 per barang titipan hingga Rp25.000 per barang, atau bisa juga dipatok dalam bentuk persentase, misal 5-15% dari harga barang.

Pastikan barang yang Anda tawarkan berkualitas dan layak beli agar konsumen makin loyal. Sebab tidak semua barang layak ditawarkan juga, kendati harganya sedang didiskon.

4. Tak Perlu Tunai, Manfaatkan Kartu Kredit

Dalam bisnis ini, Anda pun bisa memanfaatkan fasilitas kartu kredit. Ini akan lebih menguntungkan jika merchants tersebut bekerjasama dengan bank penerbit kartu kredit.

Biasanya ada penawaran khusus dari harga produk yang dijual bila pembeliannya menggunakan kartu kredit. Anda juga bisa menginformasikan ke pelanggan mengenai promo tersebut, agar pelanggan semakin loyal dengan Anda.

Ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan dari era digital dewasa ini untuk meraup pundi-pundi rupiah dan memperbaiki kondisi keuangan. Di sosial media, Anda bisa memulai bisnis jasa titip beli yang notabennya hanya dibutuhkan kemauan yang gigih. Jadi, tunggu apa lagi? Selamat mencoba dan semoga sukses!

Sumber : www.cermati.com


Tentang Sasi RWD

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA