Strategi Pemasaran Produk yang Harus Di Coba

Strategi Pemasaran Produk yang Harus Di Coba
Advertising

Strategi pemasaran produk adalah tulang punggung bisnis. Tanpa adanya strategi ini, sebuah bisnis sudah pasti akan menemui kebangkrutannya.

Bisa dibilang kalau strategi pemasaran produk merupakan hal vital dalam bisnis. Meski begitu, beberapa pebisnis memilih memikirkan strategi pemasaran produk “sambil jalan”. Beberapa yang lain bahkan memilih untuk mengikuti strategi yang dimiliki kompetitor bisnis.

Cara-cara ini bisa membahayakan bisnis. Kenapa? Karena bisnis Anda bisa dianggap tidak original, abal-abal, dan tak punya kelebihan. Sebaliknya, dengan strategi pemasaran produk yang tepat brand awareness bisa meningkat. Ini kemudian yang menjadikan bisnis Anda terdepan, selalu diingat, dan dianggap sebagai yang paling hebat.

Mengingat pentingnya marketing dalam bisnis, di artikel ini kami akan mengupas tuntas strategi pemasaran produk yang wajib Anda coba. Tapi sebelum sampai sana, kami akan jabarkan dulu hal-hal penting yang harus dimiliki brand sebelum mengeksekusi strategi marketing.

Baru setelah itu, kami bisa bahas 5 strategi pemasaran produk yang bisa Anda lakukan. Supaya membuatnya lebih lengkap, kami juga akan bahas contoh strategi pemasaran produk. Dengan begitu, Anda bisa dapat gambaran utuh soal upaya pemasaran produk yang berhasil.Jadi, inilah checklist hal yang perlu Anda pastikan ada sebelum menjalankan strategi pemasaran produk:

1. Kenali target pelanggan

Mengenal kepada siapa Anda menjual produk merupakan hal penting dalam bisnis. Poin satu ini akan sangat menentukan bagaimana marketing dijalankan. Mengambil istilah “pelanggan adalah raja”, maka cara ini mengingatkan Anda pentingnya memahami bagaimana “raja” ingin dilayani.

2. Amati strategi kompetitor

Bisnis tak pernah bekerja dalam kondisi hampa. Jika Anda memang merintis sebuah model bisnis yang benar-benar baru, tak butuh waktu lama supaya bisnis Anda diduplikasi orang lain. Itu mengapa Anda perlu selalu mengamati apa yang dilakukan oleh kompetitor. Sebab tentunya, Anda tak mau tersaingi dan kehilangan pelanggan oleh kompetitor kan?

3. Pilih channel marketing yang tepat

Promosi produk bisa dilakukan di mana saja. Namun, Anda seharusnya tahu kalau tak semua channel marketing bisa menghasilkan output besar. Itu mengapa Anda perlu memilih channel marketing yang banyak digunakan pelanggan potensial. Prinsipnya, mengapa harus menghabiskan energi ke semua channel marketing ketika beberapa saja sudah memberikan 4. Petakan customer journey
Poin satu ini tak pernah lepas dari setiap bisnis. Semua penjualan dimulai dengan tahap perkenalan (awareness), pertimbangan (consideration), penjualan (sales), penilaian (review), dan pembelian kembali (retention). Setiap proses ini berharga untuk upaya promosi Anda. Maka dari itu, Anda perlu tahu apa saja yang perlu dilakukan supaya calon pelanggan tertarik untuk meneruskan customer journey-nya.

5. Buat target marketing yang realistis

Ini lagi-lagi penting. Anda perlu membuat sebuah target marketing yang memenuhi prinsip SMART (Specific, Measurable, Actionable, Relevant, dan Time-bound). Target yang realistis dan terukur membantu Anda mengeksekusi strategi pemasaran dengan lebih terarah.

6. Buat target marketing yang realistis

Ini lagi-lagi penting. Anda perlu membuat sebuah target marketing yang memenuhi prinsip SMART (Specific, Measurable, Actionable, Relevant, dan Time-bound). Target yang realistis dan terukur membantu Anda mengeksekusi strategi pemasaran dengan lebih terarah.

Itu dia penjelasan ringkas soal poin-poin yang perlu diperhatikan sebelum menjalankan strategi marketing. Untuk penjelasan versi lebih lengkap, Anda bisa baca artikel Marketing Mix: Konsep dan Penerapannya di Bisnis Masa Kini dan 7 Langkah Membuat Strategi Content Marketing Untuk Bisnis.

Pastikan Anda benar-benar memahami dan menerapkan poin-poin di atas. Semakin banyak di data yang didapat dari checklist di atas, semakin mudah juga Anda dalam membuat strategi pemasaran yang baik.

Sumber : www.niagahoster.co.id


Tentang Isti RWD