Menghasilkan Rupiah dari Bisnis Jasa Cuci Karpet, Simak Tips Berikut Ini

Menghasilkan Rupiah dari Bisnis Jasa Cuci Karpet, Simak Tips Berikut Ini
Advertising

Kini mulai banyak pengusaha laundry menggabungkan layanan cuci karpet dan laundry pakaian dengan tarif kiloan atau satuan. Mereka memberi istilah laundry karpet.
Ya, karena laundry karpet dikerjakan dengan mesin seperti layaknya laundry pakaian. Berbeda dengan cuci karpet di cucian mobil.

Potensi pelanggan cuci karpet juga sangat luas. Kini hampir semua rumah memiliki karpet. Belum lagi pemilik karpet di tempat publik seperti gedung pertemuan,
hotel, hingga tempat ibadah. Mencuci karpet dengan pengeringan yang kurang sempurna dapat menimbulkan bau dan tumbuhnya bakteri. Dengan laundry karpet,
hal ini bisa diminimalisir. Waktu pengerjaan juga lebih cepat dibanding cuci kering manual.

Sebagai gambaran, mengapa peluang bisnis cuci karpet ini potensial mendatangkan omzet besar dan cepat, berikut ini ilustrasinya. Misal, sehari Anda bisa mencuci
hingga 10 karpet ukuran sedang, yang biasa digunakan di rumah tangga. Ukuran karpet biasa 2m X 3m harga Rp. 60.000/helai. Jika menggunakan perlengkapan modern,
mencuci bisa mencapai puluhan hingga ratusan helai per hari.

Untuk mencuci 10 helai karpet dengan rata-rata ukuran sedang, hanya dibutuhkan waktu sampai maksimal jam 12 siang. Apalagi jika dibantu dengan mesin spinner,
maka proses pengeringan akan semakin cepat. Mesin spinner mampu memeras karpet hingga 95% kering. Saat karpet dijemur, Anda tetap bisa melakukan pekerjaan lain.
Bahkan jika kondisi sinar matahari cukup bagus, laundry karpet bisa diselesaikan dalam sehari.

Dan berikut ini perlengkapan cuci karpet yang harus anda siapkan

1. Mesin sikat karpet atau polisher.
2. Alat semprot air atau bisa juga hanya menggunakan air dari pompa air.
3. Alat serut busa (bisa menggunakan alat seret air lantai yang tersedia di toko toko)
4. Spinner atau mesin peras karpet
5. Vacuum cleaner untuk menyedot kotoran debu jika masih menempel ketika karpet sudah kering

6. Deterjen, parfum
7. Plastik untuk kemasan.

Namun demikian alat minimal untuk mencuci karpet, sikat karpet. Dengan sikat karpet meskipun alat-alat yang lain belum tersedia, bisnis cuci karpet anda bisa berjalan.

Dengan hitungan 10 helai saja yang terselesaikan sehari, berarti sudah terhitung omzet Rp. 600.000/hari, jika dikali 30 hari berarti Rp. 18 juta/bulan.

Sekarang bandingkan dengan cuci pakaian kiloan. Dengan target yang sama misalnya Rp. 18 juta, dengan harga jual Rp. 6000/kg berarti dalam sebulan kita harus
mengerjakan cucian pakaian sebanyak 3000 kg atau 100 kg perhari. Dari sisi kerja mencuci karpet relatif tidak rumit. Apalagi jika menggunakan peralatan.
Mencuci karpet jadi lebih mudah dan cepat.

sumber : majalahlaundry.com


Tentang Isti RWD