Berbisnis Sambil Berbagi

Berbisnis Sambil Berbagi
Advertising

Banyak masyarakat yang kini ingin terjun di dunia bisnis. Hal ini karena sifatnya yang menjanjikan bagi pendirinya. Banyak jenis bisnis yang kini marak di kalangan masyarakat, sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk berbisnis. Ada yang mencoba berbisnis di bidang kuliner, online shop, dan masih banyak lagi. Mereka berfokus pada bisnis yang menghasilkan profit yang lebih tinggi.

Di zaman sekarang, berbisnis seharusnya dilakukan dengan tidak hanya memikirkan keuntungan yang diperoleh saja, melainkan sekaligus beramal. Bisnis jenis ini disebut sebagai bisnis sosial dimana Anda bisa mendapatkan uang sekaligus menolong orang lain. Sudah banyak orang yang mencoba bisnis sosial ini dan sukses.

1. Kitabisa.com

Kitabisa adalah sebuah platform yang dapat membantu masyarakat perihal penggalangan dana untuk diri sendiri maupun membantu orang lain yang sedang sangat membutuhkan uang. Platrform ini terbilang sangat sukses karena sejauh ini sudah berhasil mengupulkan dana lebih dari Rp160 milyar pada 2017 lalu. Sama seperti bisnis pada umumnya, pendiri Kitabisa juga memperkerjakan beberapa orang untuk mengelola platform tersebut.

Biaya yang diguankaan untuk membayar mereka berasal dari pemotongan 5% dana yang terkumpulkan pada projek sosial terkait. Kebijakan tersebut dibuat oleh pihak Kitabisa agar platform tersebut bisa dikendalikan dan dikembangkan oleh tim mereka dengan menggunakan biaya tersebut.

2. Dompet Dhuafa

Selain Kitabisa, Dompet Dhuafa juga merupakan salah satu bisnis yang bergerak di bidang sosial. Bisnis ini berguna sebagai perantara antara donatur dan orang yang membutuhkan biaya. Berkat bisnis ini banyak orang yang tertolong untuk membiayai kebutuhannya terlebih lagi bagi mereka yang kurang mampu.

Selain menjadi perantara, dompet dhuafa juga turut dalam pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Salah satu contohnya adalah memperkerjakan masyarakat salah satu daerah di Subang untuk mengelola perkebunan nanas dan buah naga. Program kerja tersebut dapat dikatakan mampu membantu Indonesia untuk memberantas kemiskinan karena turut membantu dalam membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang membutuhkan.

3. Difa City Tour

Difa City Tour adalah sebuah bisnis sosial yang didirikan oleh Triyono, masyarakat Yogyakarta. Triyono menyadari bahwa penyandang disabilitas juga membutuhkan mata pencaharian mereka. Namun, zaman sekarang sangat sulit untuk menemukan pekerjaan yang bisa didukung oleh kemampuannya yang terbatas.

Oleh sebab itu, Triyono menemukan ide agar penyandang disabilitas bisa bekerja. Dia memulai dengan mengeluarkan uangnya sendiri untuk mendirikan Difa City Tour. Memang awalnya sedikit berat namun kerja kerasnya kini berhasil membantu sesamanya.

Berkatnya, masyarakat disabilitas kini mampu bekerja untuk mengantarkan pengunjung berkeliling kota Yogyakarta dengan alternative kendaraan yang dibuatnya.

4. Hijab Nalicity

Hijab Nalacity adalah sebuah bisnis sosial yang didirikan oleh seorang perempuan kelahiran 1990 bernama Hafizah Elvira. Bisnis ini dapat dikatakan sebagai bisnis yang tidak sengaja didirikan karena awalnya bisnis ini dibuat hanya untuk pemenuhan tugas mata kuliah di kampus saja. Akan tetapi, Hafizah tertarik membuatnya sebagai ladang usaha baginya. Bisnis ini bergerak dalam bidang produksi hijab.

Seperti penjual hijab lainnya, bisnis ini menjual beraneka macam warna dan model hijab. Yang istimewanya dari bisnis ini adalah mempekerjakan penderita kusta. Selama ini penderita kusta sangat dikucilkan di lingkungan masyarakat dan tentunya membuat penurunan kepercayaan diri para penderita kusta.

Dengan adanya bisnis ini, penderita kusta bisa diyakinkan bahwa mereka bisa berguna bagi lingkungan mereka.

5. Es Krim Osiris

Bisnis yang satu ini didirikan oleh seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Awalnya dia hanya melakukan penelitian hingga akhirnya menemukan potensi sebuah bisnis pada kawasan Bantul, Yogyakarta.

Potensi tersebut adalah pembuatan es krim berbahan dasar buah naga. Uniknya lagi, bisnis ini juga memperkerjakan penyandang disabilitas. Kesuksesan bisnis ini dapat dibuktikannya dengan terpilihnya bisnis es krim Osiris sebagai Young Social Enterpreneurs di Singapura pada tahun 2015.

Bisnis Sosial Tidak Kalah Menjanjikan

Berbuat kebaikan tentu banyak manfaatnya terlebih lagi kebaikan yang bisa dirangkap menjadi bisnis. Banyak orang yang dikucilkan di lingkungan masyarakat yang saat ini sedang membutuhkan lapangan pekerjaan. Anda bisa memakai jasa mereka dengan membangun bisnis sosial Anda sendiri.

Sumber : www.cermati.com


Tentang Sasi RWD

UKM Riau - Portal Media Informasi, Info Peluang Usaha, Bisnis UKM Riau Dan Direktori UKM Pekanbaru Riau Berbasis MEA