10 Alasan Harus Memulai Usaha Sendiri

10 Alasan Harus Memulai Usaha Sendiri
Advertising

1. Anda Menjadi Bos untuk Diri Sendiri
Serius, nggak ada yang lebih enak daripada menjadi bos untuk diri Anda sendiri. Tidak ada lagi yang member Anda target di luar kemampuan, tidak ada lagi ketentuan lembur, perintah ini itu, ikatan ini itu dan semua hal lainnya. Jika menjadi anak buah Anda adalah sosok yang diperintah dan harus menurut, menjadi bos membuat Anda berperan sebagai pusat kendali. Anda adalah atasan yang dapat mengontrol tugas bawahan Anda dan juga bisnis Anda sendiri. Kurang enak apa coba??

2. Anda Membangun dan Mengejar Mimpi Anda Sendiri
Pernah mendengar istilah bahwa menjadi bawahan berarti Anda bekerja untuk membangun mimpi orang lain? Iya memang kenyataannya seperti itu. Tapi beda jika Anda memulai usaha Anda sendiri. Sekecil apa pun kontribusi Anda atau sepedih apapun jalan yang harus Anda lalui, usaha Anda adalah untuk menjadikan mimpi dan target Anda menjadi nyata. Bahkan setelah beberapa mimpi Anda tercapai, Anda bebas untuk merencanakan mimpi baru yang lebih tinggi. Tidak ada batasan, kecuali Anda yang menentukan sendiri.

3. Anda Membuka Peluang untuk Orang Lain
Data statistik tahun 2013 menunjukkan bahwa setidaknya ada 200 juta orang di seluruh dunia yang tidak memiliki pekerjaan. Jumlah ini sudah pasti semakin bertambah seiring dengan perubahan tahun dan kondisi ekonomi dunia. Jika Anda memulai usaha sendiri, Anda akan menjadi salah satu orang yang berkontribusi untuk mengurangi laju pengangguran dunia. Secara tidak langsung, Anda membuka peluang untuk orang lain untuk mengasah bakat mereka dan memiliki penghasilan di waktu secara bersamaan. Ini tanggung jawab yang sangat mulia, bukan??

4. Meningkatkan Pengalaman dan Keahlian dengan Lebih Cepat
Menjadi karyawan memang membuat Anda belajar dan memiliki pengalaman juga, tapi tidak jarang Anda lebih sering jatuh ke titik jenuh karena melakukan hal yang nyaris sama setiap harinya. Selain itu, motivasi untuk belajar hal baru juga cenderung menurun ketika Anda merasa sudah nyaman dengan posisi Anda saat ini.

Berbeda jika Anda memulai usaha sendiri. Anda akan lebih semangat untuk mempelajari hal baru dan berinteraksi dengan orang- orang baru. Mempelajari hal baru adalah cara pengusaha untuk berkembang dan membuat usahanya semakin maju dari waktu ke waktu. Selain itu, memiliki usaha sendiri menjadikan Anda mampu melakukan beberapa peran sekaligus, seperti menjadi leader, supervisor, marketing/ sales, enginer dan peran lainnya. Pengalaman dan semangat belajar hal baru akan menjadi bagian tak terpisahkan dari hidup Anda.

5. Bekerja untuk Orang Lain dan Memulai Usaha Sendiri Capeknya Sama
Ini sih bohong! Memulai usaha sendiri itu pasti lebih capek. Di awal- awal memang sering seperti itu. Tapi ini hanya bagian proses awal saja. Kalau sudah masuk ke moment yang pas, capeknya akan sedikit berkurang, apalagi setelah hasilnya membaik dari waktuu ke waktu dan sudah memiliki tim sendiri. Betul kan?

Nah, kalau jadi karyawan ya capeknya seperti itu, berulang dan sama terus. Tidak jarang juga karyawan bekerja di luar jam yang disarankan dan lemburannya tidak seberapa. Kalau sudah seperti ini, wajar kan Saya bilang capeknya sama? Atau kadang malah lebih capek jadi karyawan ya dalam jangka panjang?

6. Memulai Usaha itu Tidak Ada Ruginya
Nah ini bohong lagi juga! Kalau sudah rugi materi banyak dan gagal berkali- kali, pasti rugi dong? Kalau hanya dilihat sepihak bisa jadi iya. Tapi kalau Anda sudah bisa melihat ini dari perspektif yang berbeda, maka Anda tidak akan menilai ini sebagai kerugian, tapi investasi.

Kok bisa investasi? Begini, pada dasarnyaa tidak ada hal yang sia- sia dari hal- hal yang pernah Anda alami. Baik itu kerugian dalam bisnis atau patah hati ( jauh amat ya perbandingannya? ). Hal- hal tersebut secara tidak langsung memberi Anda pengalaman berharga dalam hidup yang tidak pernah diajarkan oleh sekolah atau universitas manapun. Dari kegagalan tersebut, Anda belajar banyak dan mengasah mental Anda untuk lebih berhati- hati lagi dan meningkatkan diri.

Jika Anda membaca resume atau riwayat hidup orang terkenal atau pengusaha, kegagalan adalah salah satu bagian dari kisah sukses mereka. Dan benar saja, kegagalan itu membuat mereka menjadi petarung yang lebih baik lagi. Tapi bukan berarti Anda harus gagal juga, nggak gitu juga ya… Anda bisa belajar banyak dari berbagai referensi dan tokoh- tokoh terkenal agar tidak mengulangi kegagalan yang sama atau meminimalisir. Nggak keren juga kan kalau Anda mengulang kegagalan pendahulu yang ceritanya sudah Anda baca berkali- kali?

7. Ini Era Digital Brooo….
Betul sekali! Lantas apa hubungannya dengan memiliki usaha sendiri? Wahh…. Sebenarnya tidak perlu dijelaskan lagi ya. Di era digital seperti ini, setiap orang bisa memulai usahanya dengan lebih mudah. Beda dengan jaman sebelum ada internet, dimana untuk memulai usaha harus punya toko dulu atau modalnya harus banyak dulu. DI era digital seperti ini, hanya dengan memanfaatkan #socialmedia dan #marketplace saja Anda sudah bisa memiliki usaha sendiri. Jika bisnis Anda sudah mulai besar secara online, mantapkan lah diri untuk membesarkannya dengan membuka store atau gerai offline. Anda pasti sudah tahu yang ini, kan?

8. Anda Tidak Banyak Menghabiskan Waktu di Jalan
Macet ini bukan hanya di Jakarta. Banyak kota- kota besar yang sekarang juga mulai mengalami kemacetan. Kalau kita menjadi karyawan yang harus berangkat pagi dan pulang sore, sudah pasti macet ini menjadi bagian dari kehidupan kita sehari- hari. Padahal waktu 2-3 jam ini tentu sangat bermanfaat untuk dialokasikan pada kegiatan lain. Dengan usaha sendiri, Anda memiliki jam kerja yang lebih bebas untuk menghindari macet dan menggunakan waktu 2-3 tersebut untuk kegiatan yang lebih bermanfaat.

9. Anda Benar- Benar Menjadi Kaya
Betul, memang ada karyawan yang gajinya fantastis. Tapi, apakah itu sudah bisa dibilang kaya? Well, tidak juga sebenarnya. Seorang pengusaha pernah mengungkapkan bahwa definisi dari kekayaan itu adalah aset, investasi dan waktu. Jadi bukan hanya gaji yang besar. Daripada Anda menggunakan waktu 40 jam setiap minggunya untuk membesarkan aset orang lain, mengapa tidak meningkatkan kekayaan sendiri dengan usaha yang lebih bermanfaat dan bisa diwariskan? Nah, baru terpikir kan?

10. Anda Berada di Rantai Terbawah Perusahaan, Mau Sampai Kapan?
Tanyakan pada diri sendiri, mau sampai kapan berada di rantai terbawah perusahaan? Berada di rantai terbawah, berarti Anda bisa dipecat kapan saja, atau bisa saja perusahaan Anda mengalami beberapa masalah dan mau tidak mau karyawan sebaik Anda pun bisa terkena imbasnya. Jangan sampai menunggu PHK baru Anda berpikir untuk menabung dana usaha. Targetkan kapan Anda mau resign dan persiapkan diri untuk memulai usaha pertama Anda. Yakinkan diri dan mantap lah dalam mengambil keputusan.

 

Sumber : pandagila.com


Tentang Isti RWD